Dasar2 dari mengapa non muslim/kafir dilarang dikubur satu lokasi bersama kuburan orang2 muslim adalah:
“Ketika aku berjalan bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihiwasallam, beliau melewati kuburan orang-orang musyrik, lalu beliau berkata: “Sungguh mereka telah mendahului (hilang kesempatan mengerjakan) kebaikan yang banyak. ” Beliau mengatakannya tiga kali. Kemudian beliau melalui kuburan orang-orang muslim, kemudian beliau berkata: “Sungguh mereka telah mendapatkan kebaikan yang banyak.” Danbeliau melihat seseorang yang berjalan di antara kuburan mengenakan dua sandal. Kemudian beliau berkata : “Wahai pemilik dua sandal, lepaskan dua sandalmu ! ”kemudian orang tersebut melihat dan ketika mengetahu iitu Rasulullah shallallahu ‘alaihiwasallam. Maka ia melepasnyadan melemparkannya. (HR. Abu Daud).
“Aku terbebas dari orang Muslim yang berdampingan dengan orang musyrik.” Kemudian, Rasulullah sallallahu alaihi wasallam bersabda lagi, “Supaya api darikeduanya tidak salingberdampingan.” ( HR Abu Daud ).
Berkata Al Manawi dalam faidhulqodir syarkh jami’us shaghir : Sesungguhnya mayyit akan tersiksa dengan tetangganya yang jelek yaitu tetangga yang jelek dari kuburan si mayyit.Tersiksanya mayit tergantung dengan siksaan yang ditimpakan pada tetangganya berupa pedihnya adzab, bau yang busuk ataupun kegelapan liang lahatdan yang lainnya. [ Faidhul qodir1/230 ].
Berkata Abu Naja Al hijawi dalam al iqna’ : Dan tidak diperbolehkan untuk mengubur seorang muslim di pekuburan orang-orang musyrik dan sebaliknya.[ Al iqna’ 1/228 ].
Harus dipisah kuburan mereka [ orang-orang kafir ] dengan kuburan kita sebagaimana pada waktu hidup bahkan lebih. Dan hendaknya dijauhkan kuburan mereka dengan kuburan kaum muslimin. Agar tidak terjadi dua kuburan menjadi satu karena memang tidak diperbolehkan menguburmereka di pekuburan kaum muslimin. Maka letaknya semakin jauh akan semakin baik. [ aliqna’ : 2/46].
Sudahlah jelas bahwa islam bukan agama damai, karena seluruh kuburan dari sabang sampai merauke akan dikuasai islam.
Bukti: bahwa kuburan2 yang ada,dulunya untuk mengubur mbah kakek nenek kita bangsa indonesia yang tidak beragama atau hindu,budha,sintho,dll. sekarang muslim mau mengasai itu...askapirrulloh.
Kemanakah kita2 kaum yang dianggap kafir oleh muslem mau dikuburkan?
Ternyata muslim menjajah bangsa indonesia sampai ke akar2nya semua mau diambilnya....
Jelas ini perampokan berkedok tuhan, berarti allah swt memang bajingan, yang bajingan adalah yang berkedok allah swt,yang mengatasnamakan allah swt yaitu para muslim atau orang muslim.
Muslim selalu berkelit: wah itu bukan agamanya tapi orangnya..kalo bukan agamanya lalu siapa? ... semut?tikus?apa katak?..tentulah muslim....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar